MALCOLM BALRIDGE QUALITY NATIONAL AWARDS
(MBNQA)
(MBNQA)
Malcolm Baldrige National Quality Awards (MBNQA) merupakan
salah satu tools yang dapat digunakan untuk mengukur keefektifan kinerja
organisasi secara keseluruhan, baik untuk perusahaan, organisasi pendidikan
maupun kesehatan.Sistem Manajemen Mutu Malcolm Baldrige adalah salah satu manajemen
mutu yang dikenal di dunia selain ISO (International Standard Organiztion),
Six Sigma , Balance ScoreCard dan lain-lain. Sistem Manajemen mutu di dunia
berbeda-beda namanya sesuai dengan organisasi yang memberikan sertifikasi mutu
tersebut. Tetapi sesungguhnya memiliki tujuan yang sama, yaitu peningkatan mutu
dalam segala bidang sejauh itu menyangkut layanan.
Penghargaan ini diberikan oleh Kongres USA kepada
organisasi-organisasi yang telah mampu menerapkan manajemen kualitas untuk
memberikan peningkatan nilai kepada
pelanggan dan meningkatkan performansi organisasi secara keseluruhan.Baldrige Award bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi berfungsi juga sebagai
pemicu proses peningkatan kualitas di USA akibat adanya proses penarikan
komitmen dari para pemenang untuk turut menjadi pendukung dalam peningkatan
kualitas organisasi lainnya.
Kriteria penghargaan Baldridge merupakan aturan
utama dalam pencapaian tujuan yang dibuat oleh Kongres. Kriteria ini telah
dirancang untuk membantu organisasi mengembangkan daya kompetisi mereka, yang
difokuskan pada 2 buah tujuan, yaitu men-delivery peningkatan nilai kepada pelanggan dan meningkatkan
performansi organisasi secara keseluruhan. Malcom Baldrige National Quality
Award Menurut Vincent Gaspersz (2002)
merupakan system manajemen kualitas formal yang berlaku di Amerika
Serikat, diciptakan pertama kali US Congress pada tahun 1987 sebagai
penghormatan kepada Malcom Baldrige, Commerce Department Secretary. Sistem ini,
dituangkan dalam Malcom Baldrige National Quality Award Improvement Act Of
1987, dan ditanda tangani oleh Presiden Ronald Reagen pada Tanggal 20 Agustus
1987.
Kompetisi pasar yang semakin meningkat menuntut semua pihak untuk dapat menghasilkan produk atau jasa yang terbaik,tuntutan
organisasi-organisasi untuk memperhatikan dan meningkatkan kualitas produk atau jasa yang mereka hasilkan, serta manajemen kualitas merupakan senjata yang ampuh bagi perusahaan dalam usaha perluasan bisnisnya menjadi latar Belakang munculnya MBNQA
Malcolm Baldrige memiliki tujuh standar :
- Leadership
- Tata nilai dan atau visi
- Strategic Planning, Market Focus dan Deployment
- Pengkuruan, Analisis dan Pengetahuan Manajemen
- Fokus pekerja
- Proses Manajemen
- Hasil
·
Organisasi yang mendapatkan penghargaan baldrige
harus melalui serentetan proses penilaian sebuah perusahaan yang berhak
mendapatkan penghargaan setidaknya harus melalui 4 tahapan utama , yaitu ;
1.Pengajuan dokumen aplikasi (independent review)
2.Audit dokumen (consesus review )
3.Peninjauan langsung perusahaan (sit visite
review)
4.Sidang dewan juri ( board of exsaminer)
Sejarah Malcom Balridge
Persaingan bisnis global sangat
kejam. sejarah
membuktikan,kemenangan dalam persaingan hanya bisa diperoleh
perusahaan-perusahaan ekselen (excellence company).
Perusahaan-perusahaan amerika
telah banyak menjadi korban dari persaingan tersebut.Pada era 70-an hingga 80-an, pasar
amerika diserbu oleh produk-produk industri jepang,dari mulai elektronika
hingga otomotif.
Pelan tapi pasti, produk-produk
jepang yang tadinya dianggap kelas dua, berhasil mencuri pasar amerika,lama kelamaan,jepang bukan lagi
sekedar mencuri,bahkan makin merebut bangsa pasar yang siknifikan.
Detroit(pusat produksi 3 besar
raksasa otomotif amerika) panik,perusahaan
perusahaan amerika pun guncang.
Dibalik keberhasilan produk-produk
jepang tersebut, adalah orang amerika juga arsiteknya, yaitu Edward deming dan Joseph M.Juran
Mereka berdua memperkenalkan
sistem pengendalian kualitas menggunakan peta konrol teknik samping statistik
dan analisis ekonomi modren kepada para manajer jepang setelah PD II.
Perusahaan jepang kemudian
memperkenalkan konsep QCC(Quality Control Cycle) sebagai inti dari TQM (total
Quality Management), yang di indonesia lebih dikenal dengan GKM(Gugus Kendali
Mutu).
Selama dua dekade, perusahaan
jepang terus berjuang meningkatkan kualitas produk/jasanya sejak tahun 70-an,
produk perusahaan jepang telah memiliki keunggulan daya saing yang bagus di
pasar dunia.
Pada awal 80-an, media masa
amerika mulai menyoroti kemajuan besar produk perusahaan jepang,stasiun TV NBC
menayangkan program khusus dengan judul If japan can. Why can’t we? Dengan
menampilkan Edware Deming yang saat itu sudah berusia 80 tahun,pemikiran deming begitu
mempengaruhi para pebisnis dan pelopor manajemen kualitas modern amerika,
seperti Walter Shewhart, Harorl Dodge, dll.
Kesadaran yang sama muncul pula di
kalangan pemerintah amerika, khususanya pada menteri perdangan amerika, Malcolm
Baldrige(dinominasikan menjadi mentri perdagangan oleh presiden Ronald Reagen
tgl 11 desember 1980, dan mendapat persetujuan senat tgl 22 januari 1981).Baldrige menjabat hinga juli 1987,
saat kecelakaan bermain rodeo di california merenggut nyawanya.
Baldrige merupakan menteri
perdagangan yang paling lama dan telah memberikan kotribusi besar terhadap
administrasi pemerintahan dan perbaikan ekonomi. Baldrige berhasil menekan
biaya lebih dari 30% dan biaya administrasi per pegawai sebesar 25%,lulusan universitas Yale ini
adalah tokoh yang sangat sepakat dengan pandangan bahwa manajemen mutu sebagai
kunci bagi kesejahteraan dan kekuatan jangka panjang amerika.Secara pribadi ia berkeinginan
untuk meluncurkan sebuah akta peningkatan kualitas dan membantu menyusun salah
satu konsep dasarnya.
Akta tersebut sedang bergulir di
kongres amerika ketika agustus 1986 senator Don Fuqua mengajukan usulan
Undang-undang (bill 5321) tentang National Quality Improvement award, yang
bertujuan untuk mendorong perusahaan amerika meningkatkan pengendalian mutu dan
daya saing.
Tahun 1987, kongres menyetujui
dibuatnya program penghargaan (Award) untuk menghargai organisani di amerika
atas pencapaiannya di bidang mutu dan kinerja sekaligus meningkatkan kesadaran
pentingnya mutu dan kinerja ekselen sebagai kunci daya saing.
Sebagai penghargaan atas
jasa-jasanya, Kongres dan Pemerintah Amerika mengabadikan nama Baldrige dalm
program penghargaan tersebut, yaitu Malcolm Baldrigr Nasional Quality Awards
(MBNQA),tanggal 20 agustus 1987, Ronald
Reagen menandatangani MBNQA menjadi Undang-Undang,tahun 1991, majalah business week
menulis: peristiwa ini adalah revolusi global yang menulis mempengaruhi semua
bidang bisnis,mulai tahun 1990-an dan tahun-tahun selanjutnya, kualitas harus
tetap menjadi prioritas utama dalam bisnis.
MBNQA tidak diberikan pada produk
atau jasa tertentu,setiap tahunya, 3 penghargaan
diberikan kepada masing-masing kategori:
1. Manufaktur
2. Jasa
3. Usaha kecil
4. Pendidikan, dan
5. Layanan kesehatan
Oktober 2004, presiden Bush
menandatangani Undang-Undang yang memberikan hak kepada NIST(Nasional Institute
of Standards and Technology), sebuah badan di bawah Departemen Perdagangan,
untuk memperluas program MBNQA kepada organisasi dan pemerintahan
dimulai tahun 2006, dan penghargaan akan mulai diberikan tahun 2007.Sejak dimulainya pemberian
penghargaan tahun 1988, MBNQ program telah berkembang dengan sangat meyakinkan,kriteria Baldrige telah memainkan peran yang sangat berharga untuk meningkatkan
kinerja mereka dengan fokus pada 2 tujuan, yaitu:
1. Meningkatkan
nilai bagi pelanggan
2. Meningkatkan
kinerja organisasi secara keseluruhan
MNBQA dan kriteria Baldrige
menjadi centerpiece dari pergerakan kualitas di amerika serikat. Berbagai
program mutu nasional telah berkembang di seputar MBNQA.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar