Kamis, 03 Mei 2012


   MALCOLM BALRIDGE QUALITY NATIONAL AWARDS
                                                (MBNQA)


  


Malcolm Baldrige National Quality Awards (MBNQA) merupakan salah satu tools yang dapat digunakan untuk mengukur keefektifan kinerja organisasi secara keseluruhan, baik untuk perusahaan, organisasi pendidikan maupun kesehatan.Sistem Manajemen Mutu Malcolm Baldrige adalah salah satu manajemen mutu yang dikenal di dunia selain ISO (International Standard Organiztion), Six Sigma , Balance ScoreCard dan lain-lain. Sistem Manajemen mutu di dunia berbeda-beda namanya sesuai dengan organisasi yang memberikan sertifikasi mutu tersebut. Tetapi sesungguhnya memiliki tujuan yang sama, yaitu peningkatan mutu dalam segala bidang sejauh itu menyangkut layanan.
       Penghargaan ini diberikan oleh Kongres USA kepada organisasi-organisasi yang telah mampu menerapkan manajemen kualitas untuk memberikan peningkatan nilai kepada pelanggan dan meningkatkan performansi organisasi secara keseluruhan.Baldrige Award bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi berfungsi juga sebagai pemicu proses peningkatan kualitas di USA akibat adanya proses penarikan komitmen dari para pemenang untuk turut menjadi pendukung dalam peningkatan kualitas organisasi lainnya.
                  Kriteria penghargaan Baldridge merupakan aturan utama dalam pencapaian tujuan yang dibuat oleh Kongres. Kriteria ini telah dirancang untuk membantu organisasi mengembangkan daya kompetisi mereka, yang difokuskan pada 2 buah tujuan, yaitu men-delivery peningkatan nilai kepada pelanggan dan meningkatkan performansi organisasi secara keseluruhan. Malcom Baldrige National Quality Award Menurut Vincent Gaspersz (2002)  merupakan system manajemen kualitas formal yang berlaku di Amerika Serikat, diciptakan pertama kali US Congress pada tahun 1987 sebagai penghormatan kepada Malcom Baldrige, Commerce Department Secretary. Sistem ini, dituangkan dalam Malcom Baldrige National Quality Award Improvement Act Of 1987, dan ditanda tangani oleh Presiden Ronald Reagen pada Tanggal 20 Agustus 1987.
                 Kompetisi pasar yang semakin meningkat menuntut semua pihak untuk dapat menghasilkan produk atau jasa yang terbaik,tuntutan organisasi-organisasi untuk memperhatikan dan meningkatkan kualitas produk atau jasa yang mereka hasilkan, serta manajemen kualitas merupakan senjata yang ampuh bagi perusahaan dalam usaha perluasan bisnisnya menjadi latar Belakang munculnya MBNQA 
        
         Malcolm Baldrige memiliki tujuh standar :
  1. Leadership
  2. Tata nilai dan atau visi
  3. Strategic Planning, Market Focus dan Deployment
  4. Pengkuruan, Analisis dan Pengetahuan Manajemen
  5. Fokus pekerja
  6. Proses Manajemen
  7. Hasil
·                    Organisasi yang mendapatkan penghargaan baldrige harus melalui serentetan proses penilaian sebuah perusahaan yang berhak mendapatkan penghargaan setidaknya harus melalui 4 tahapan utama , yaitu ;
1.Pengajuan dokumen aplikasi (independent review)
2.Audit dokumen (consesus review )
3.Peninjauan langsung perusahaan (sit visite review)
4.Sidang dewan juri  ( board of exsaminer)
 
                                                                 Sejarah Malcom Balridge

Persaingan bisnis global sangat kejam. sejarah membuktikan,kemenangan dalam persaingan hanya bisa diperoleh perusahaan-perusahaan ekselen (excellence company).
Perusahaan-perusahaan amerika telah banyak menjadi korban dari persaingan tersebut.Pada era 70-an hingga 80-an, pasar amerika diserbu oleh produk-produk industri jepang,dari mulai elektronika hingga otomotif.
Pelan tapi pasti, produk-produk jepang yang tadinya dianggap kelas dua, berhasil mencuri pasar amerika,lama kelamaan,jepang bukan lagi sekedar mencuri,bahkan makin merebut bangsa pasar yang siknifikan.
Detroit(pusat produksi 3 besar raksasa otomotif amerika) panik,perusahaan
perusahaan amerika pun guncang.
          Dibalik keberhasilan produk-produk jepang tersebut, adalah orang amerika juga    arsiteknya, yaitu  Edward deming dan Joseph M.Juran
Mereka berdua memperkenalkan sistem pengendalian kualitas menggunakan peta konrol teknik samping statistik dan analisis ekonomi modren kepada para manajer jepang setelah PD II.
Perusahaan jepang kemudian memperkenalkan konsep QCC(Quality Control Cycle) sebagai inti dari TQM (total Quality Management), yang di indonesia lebih dikenal dengan GKM(Gugus Kendali Mutu).
Selama dua dekade, perusahaan jepang terus berjuang meningkatkan kualitas produk/jasanya sejak tahun 70-an, produk perusahaan jepang telah memiliki keunggulan daya saing yang bagus di pasar dunia.
Pada awal 80-an, media masa amerika mulai menyoroti kemajuan besar produk perusahaan jepang,stasiun TV NBC menayangkan program khusus dengan judul If japan can. Why can’t we? Dengan menampilkan Edware Deming yang saat itu sudah berusia 80 tahun,pemikiran deming begitu mempengaruhi para pebisnis dan pelopor manajemen kualitas modern amerika, seperti Walter Shewhart, Harorl Dodge, dll.
   Kesadaran yang sama muncul pula di kalangan pemerintah amerika, khususanya pada menteri perdangan amerika, Malcolm Baldrige(dinominasikan menjadi mentri perdagangan oleh presiden Ronald Reagen tgl 11 desember 1980, dan mendapat persetujuan senat tgl 22 januari 1981).Baldrige menjabat hinga juli 1987, saat kecelakaan bermain rodeo di california merenggut nyawanya.
       Baldrige merupakan menteri perdagangan yang paling lama dan telah memberikan kotribusi besar terhadap administrasi pemerintahan dan perbaikan ekonomi. Baldrige berhasil menekan biaya lebih dari 30% dan biaya administrasi per pegawai sebesar 25%,lulusan universitas Yale ini adalah tokoh yang sangat sepakat dengan pandangan bahwa manajemen mutu sebagai kunci bagi kesejahteraan dan kekuatan jangka panjang amerika.Secara pribadi ia berkeinginan untuk meluncurkan sebuah akta peningkatan kualitas dan membantu menyusun salah satu konsep dasarnya.
     Akta tersebut sedang bergulir di kongres amerika ketika agustus 1986 senator Don Fuqua mengajukan usulan Undang-undang (bill 5321) tentang National Quality Improvement award, yang bertujuan untuk mendorong perusahaan amerika meningkatkan pengendalian mutu dan daya saing.
Tahun 1987, kongres menyetujui dibuatnya program penghargaan (Award) untuk menghargai organisani di amerika atas pencapaiannya di bidang mutu dan kinerja sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya mutu dan kinerja ekselen sebagai kunci daya saing.
     Sebagai penghargaan atas jasa-jasanya, Kongres dan Pemerintah Amerika mengabadikan nama Baldrige dalm program penghargaan tersebut, yaitu Malcolm Baldrigr Nasional Quality Awards (MBNQA),tanggal 20 agustus 1987, Ronald Reagen menandatangani MBNQA menjadi Undang-Undang,tahun 1991, majalah business week menulis: peristiwa ini adalah revolusi global yang menulis mempengaruhi semua bidang bisnis,mulai tahun 1990-an dan tahun-tahun selanjutnya, kualitas harus tetap menjadi prioritas utama dalam bisnis.
MBNQA tidak diberikan pada produk atau jasa tertentu,setiap tahunya, 3 penghargaan diberikan kepada masing-masing kategori:
1. Manufaktur
2. Jasa
3. Usaha kecil
4. Pendidikan, dan
5. Layanan kesehatan
        Oktober 2004, presiden Bush menandatangani Undang-Undang yang memberikan hak kepada NIST(Nasional Institute of Standards and Technology), sebuah badan di bawah Departemen Perdagangan, untuk memperluas program MBNQA kepada organisasi  dan pemerintahan dimulai tahun 2006, dan penghargaan akan mulai diberikan tahun 2007.Sejak dimulainya pemberian penghargaan tahun 1988, MBNQ program telah berkembang dengan sangat meyakinkan,kriteria Baldrige telah memainkan peran yang sangat berharga untuk meningkatkan kinerja mereka dengan fokus pada 2 tujuan, yaitu:
1. Meningkatkan nilai bagi pelanggan
2. Meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan
       MNBQA dan kriteria Baldrige menjadi centerpiece dari pergerakan kualitas di amerika serikat. Berbagai program mutu nasional telah berkembang di seputar MBNQA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar